Sabtu, 03 April 2010

Pemkab Samosir Perkenalkan Sejumlah Obyek Wisata Kepada Para Investor di PRSU

Posted in Pariwisata by Redaksi on Maret 28th, 2010

Medan (SIB)
Paviliun Pemkab Samosir, perkenalkan sejumlah obyek wisata kepada sejumlah pengunjung dan juga kepada sejumlah investor Timur Tengah yang berkunjung ke PRSU (Pekan Raya Sumatera Utara) ke-39 di Jalan Gatot Subroto Medan. Pengunjung dan para investor tersebut sangat tertarik dengan sejumlah obyek wisata yang ada di kawasan pulau Samosir. Begitu juga asal mula tongkat tunggal panaluan.
Hal tersebut disampaikan Firmansyah Siregar petugas Paviliun Pamkab Samosir di PRSU, Kamis (25/3) kepada wartawan.
Adapun kawasan obyek wisata yang diperkenalkan katanya, antara lain, kawasan Simanindo, Tuktuk Tomok, Pusuk Buhit, Sitio-tio, Ronggur Nihuta, Onan Runggu Nainggolan, Palipi, Pangururan dan Harian. “Wisata Simanindo ada 7 lokasi yang bisa dikunjungi, yakni: Goa Pogu, museum Huta Bolon, Batu Marhosa (fenomena alam batu seperti bernafas), Gua Marlakkop, Aek Natonang, Pulo Tao, dan Batu Parsidangan. Di Tuktuk Tomok ada 3 lokasi yakni: gedung kesenian, makam raja Sidabutar, Bukit Beta. Wisata Pusuk Buhit ada 4 lokasi, yaitu Batu Hobon, Aek Sipitudai, Perkampungan Batak, dan Pusuk Buhit Mulajadi Nabolon. Kemudian kawasan Sitio-Tio ada 3 lokasi, yaitu: Mata air Datu Parngongo, Goa Datu Parngongo dan Pemandian Boru Saruding,” katanya.
Dia juga menjelaskan, lokasi wisata Ronggur Nihuta, yakni: Danau Sidihoni (sebuah danau di Pulau Samosir) Aek Liang. Lalu di Onan Runggu ada lokasi wisata Lagundi Sitamiang, Pantai Bebas Sukkean, Hariara Na Bolon. Kemudian Pantai Maria Raja (Nainggolan), serta wisata di Palipi ada Batu Rantai, Piso Somalim, dan air panas Simbolon. “Kawasan Harian ada Menara Pandang Tele, Air Terjun Sampuran Efrata, Mata Air Pohon Pokki. Di Pangururan ada wisata pemandian air panas, terusan tano ponggol, persanggahan, patung liberty, open stage, komunitas tenunan ulos Batak, Batu Sidam-dam dan pasir putih,” ucapnya.
Dia mengatakan, Paviliun Pemkab Samosir ini juga memperkenalkan sejumlah aksesoris rumah Batak mini, ulos, tongkat tunggul panaluan dan hasil bumi lainnnya. “Banyak orang bertanya arti tongkat panaluan ini. Menurut legenda Batak, tongkat Tunggul Panaluan dibuat setelah Ajibonda Hatautan dan Boru Tapinauasan, kembar lain jenis keturunan Guru Tatautaan dan Sindak Panaluan melakukan hubungan inses saat mereka beranjak dewasa. Takut untuk pulang ke rumah orangtua mereka, Ajibonda Hatautaan dan Boru Tapinausaan memilih tinggal di pohon di tengah hutan. Tapi celakanya mereka berdua malah lengket di pohon serta bersama-sama dengan dukun dan binatang yang dikerahkan oleh Guru Hatautan untuk membebaskan putra-putrinya agar dapat tetap bersama mereka. Guru Hatautaan akhirnya menyuruh pandai kayu untuk membuat tongkat panjang dari batang pohon tersebut. Tongkat itulah yang kemudian diberi nama Tongkat Tunggul Panaluan,” paparnya.
Selain Tongkat Panaluan, kata dia, situs-situs lain yang berhubungan dengan budaya Batak banyak juga ditemukan di Pulau Samosir. “Begitu juga sigale-gale dan lain-lainnya. Pemkab Samosir berharap, melalui PRSU ini banyak investor datang ke Samosir sehingga bisa memajukan perekonomian masyarakat Samosir,” harapnya. (M35/m)

KPUD Samosir Tetapkan 7 Calon Bupati

E-mail
User Rating: / 0
PoorBest
Written by Redaksi Web
Thursday, 01 April 2010 10:18

Setelah melalui beberapa tahap dan berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum No. 68 Tahun 2009 ayat (1) dan Keputusan Rapat Pleno KPUD Samosir, Minggu (28/3), KPUD Samosir menetapkan tujuh pasangan lulus menjadi Calon Bupati/Wabup Samosir periode 2010-2015.


Ke-tujuh pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Samosir periode 2010-2015 adalah Ir Mangindar Simbolon/Ir Mangadap Sinaga, I. Alusdin Sinaga/Dr Togu Harlen Lumbanraja SE MSi, Rimso Maruli Sinaga SH/Anser Naibaho, Bachtiar Sitanggang/Ir Jeremias Sinaga MAP, Ober SE MM/Tigor Simbolon ST, Drs Martua Sitanggang MM/Mangiring Tamba SH serta Drs Jabungka Situmorang MSi/Ir Rotua Effendi Siboro MSi.


Rapat pleno penetapan KPU Kabupaten Samosir ditandatangani oleh personil KPUD Kabupaten Samosir masing masing Megianto Sinaga SS sebagai Ketua, Riswanty Panjaitan MTh, Suhadi Situmorang SH, Oloan Simbolon SH dan Fernando Sitanggang SH sebagai anggota.


Divisi Sosialisasi Suhadi Situmorang, SH mengatakan bahwa untuk pengundian nomor urut pasangan akan ditetapkan Selasa (6/4).


DPT 91.588


Sementara itu Ketua KUPD Samosir Megianto Sinaga SS mengatakan kepada Global bahwa jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkada 2010 berjumlah 91.588 pemilih.


“Untuk jumlah DPT sudah tetap. Tidak akan ada lagi penambahan. Namun kami tetap meminta kepada PPK dan PPS tetap melakukan validasi data untuk mengantisipasi adanya pemilih ganda, pemilih belum cukup umur (yang tidak memnuhi syarat), yang meninggal ataupun pemilih siluman,” jelas Megianto Sinaga.


Lebih lanjut Megianto menjelaskan bahwa KPUD Samosir akan melakukan rapat koordinasi terkait validasi data dengan PPK/PPS se-Samosir di kantor KPUD Samosir, Kamis (1/4). Dalam rapat tersebut KPUD Samosir akan meminta kepada seluruh PPK/PPS untuk terus menerus melakukan validasi data sampai pada hari H.

Anggaran Rp4 Miliar, Ferry Sumut I Trayek Simanindo-Tigaras akan Uji Coba

Posted in Marsipature Hutanabe by Redaksi on April 3rd, 2010

Samosir (SIB)
Bupati Samosir Mangindar Simbolon mengatakan anggaran untuk operasional kapal Ferry Sumut I trayek Simanindo-Tigaras sudah ditampung sebesar Rp4 miliar. Walau belum pengoperasiannya secara resmi belum dilakukan, tapi uji coba kapal ferry itu sudah mendapat sinyal dari pusat.
“Secara resmi Ferry Sumut I memang belum diluncurkan. Namun kita sudah mendapat sinyal kapal itu akan diuji coba. Terlebih anggaran untuk operasional tahun ini sudah ditampung Rp4 miliar oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara,” kata Bupati dalam temu pers di Hotel Thysia Ambarita, Rabu (31/3).
Beberapa prestasi lain yang mendapat perhatian para kuli tinta terkait sektor pendidikan dan kesehatan. Para buruh media itu dengan gamblang menyampaikan persoalan yang benar-benar terjadi yang belum sesuai dengan penjelasan yang dibacakan Bupati.
Menjawab itu, Bupati Samosir melalui instansi terkait mengatakan semua informasi dari pers sangat diperlukan. Untuk hal-hal yang baru disampaikan saat itu dikatakan akan secepatnya diperbaiki.
Secara nasional Kabupaten Samosir berada pada urutan 13 dari seluruh Kabupaten/Kota dalam hal kemampuan penyelenggaraan pemerintahan daerah yang berkonsentrasi pada index capain kinerja. Selain itu, Pemkab Samosir juga sudah menorehkan prestasi seperti penghargaan Widya Krama dan juga prestasi putra-putri Samosir di bidang Olimpiade Fisika yang menjadi juara I Sumatera Utara dan juara II wilayah Sumbagut, jelas Bupati.
Hadir dalam temu pers itu Sekdakab Samosir Tigor Simbolon, Assiten I Ombang Siboro, Asisten III Subandrio Parhusip beberapa eselon II, Kabag Humas Gomgom Naibaho, Kabag Umum Rudi Siahaan dan lainnya. (T12/m)

Sabtu, 27 Maret 2010

Lokasi Bersejarah Malau Raja di Samosir Berpotensi Jadi Objek Wisata Budaya

Posted in Marsipature Hutanabe by Redaksi on Maret 28th, 2010
Medan (SIB)
Menjelang Pesta Syukuran Malau Raja Boru Bere Ibebere se-Indonesia, Jumat-Sabtu (2-3/4) di Simanindo, punguan Malau Raja dari berbagai daerah di Indonesia telah memastikan kehadirannya meramaikan pesta yang baru pertama kali digelar. Utusan Malau Raja tersebut datang dari Kalimantan, Jakarta/P Jawa dan kabupaten/kota se-Sumut.
“Dipastikan ribuan keturunan Malau Raja Boru Bere Ibebere akan menghadiri pesta syukuran di Simanindo. Kita melihat adanya semangat yang luar biasa dari generasi keturunan Malau Raja untuk mengikuti acara ini,” kata Penasehat Malau Raja se-Indonesia Drs ND Malau kepada wartawan usai memimpin rapat panitia di HDTI Medan, Kamis (25/3) didampingi Ketua Panitia Syukuran Ama ni Pedo Malau dan Ketua Generasi Muda Malau Raja Hotben Malau, Anthon Malau SH dan pengurus lainnya.
Keturunan Malau Raja tersebut khususnya dari kabupaten-kota se Sumut akan datang secara rombongan dengan bus dan mobil pribadi. Mereka juga membawa “buah tangan” dari daerahnya masing-masing untuk dibagikan di acara pesta.
Para perantau ini juga berdatangan dengan membawa anggota keluarga untuk sekaligus berwisata dan mengenal lebih dalam lagi budaya leluhurnya. Rangkaian acara pesta akan diawali kebaktian, manortor, makan bersama dan mengunjungi lokasi bersejarah dari leluhur Malau Raja.
“Pesta Syukuran Malau Raja ini juga untuk membangkitkan lagi potensi wisata budaya yang ada di Simanindo. Banyak lokasi bersejarah dari leluhur Malau Raja yang bisa kita kemas menjadi potensi pesona wisata budaya,” kata Drs ND Malau.
Ia berharap, setelah pesta ini nantinya akan muncul image di kalangan generasi Malau Raja kerinduan untuk mengunjungi lokasi-lokasi bersejarah leluhur Malau Raja di Simanindo. Hal ini secara perlahan diharapkan menjadi ikon wisata budaya dan bisa dimanfaatkan oleh Pemkab Samosir untuk menjadi potensi wisata yang bisa menambah PAD. (M13/i)

Senin, 22 Maret 2010

Pemantapan Kontingen Samosir Menuju Jamnas - 350 Pramuka Penggalang Ikut Jamda

User Rating: / 0
PoorBest
WRITTEN BY REDAKSI WEB
thursday, 18 march 2010 07:29
Sekitar 350 anggota Pramuka serta Pembina pendamping Kabupaten Samosir yang berasal dari berbagai SMP di 6 kecamatan mengikuti Jambore Cabang (Jamcab) 2010 yang berlangsung pada Sabtu (13/3) hingga Jumat (16/3) di SMAN 1 Palipi, Samosir.

Jamcab Samosir merupakan pertemuan besar Pramuka Penggalang yang tediri dari utusan Gugus Depan (Gudep) yang direkomendasikan oleh Kwartir Ranting yang diselenggarakan dalam bentuk perkemahan dengan melakukan berbagai aktivitas yang bersifat kreatif, produktif, edukatif, inovatif dan rekreatif di alam terbuka.

Kegiatan yang dilaksanakan dalam Jambore tersebut di antaranya Olimpiade Pelajaran mencakup Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, Matematika serta ilmu Pramuka, Lomba Tata Upacara, Pionering, Hasta Karya, Pentas Seni (khusus tortor Batak), Lintas Alam, Lomba Pidato Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia dan berbagai kegiatan lainnya.

Ditemui di sela-sela kegiatan atas nama Panitia, Bosco Antonius Marbun mengatakan tujuan dilaksanakan kegiatan tersebut guna menanamkan nilai-nilai luhur kepramukaan, berbangsa, bertanah air dan alam isinya. Dapat menyesuaikan diri dengan kepentingan, kebutuhan, situasi dan kondisi perkembangan masyarakat, meningkatnya fasilitas pendukung kegiatan gerakan Pramuka Kwartir Cabang Samosir serta membentuk kepribadian peserta didik sekaligus ajang persiapan dan pemantapan kontingen Samosir dalam jambore daerah tingkat Provinsi Sumatera Utara tahun 2010 serta Jambore tingkat Nasional (Jamnas) 2011.

Lebih lanjut Bosco mengatakan bahwa dalam Jamcab tersebut peserta diberikan materi berupa penyuluhan tentang bahaya narkoba, pencegahan kenakanlan remaja serta kegiatan untuk mempersiapkan kader bangsa yang memiliki kepribadian dan kepemimpinan yang berjiwa Pancasila, disiplin serta kuat mental dan fisik, bermoral tinggi dan intelektual sehingga menjadikan generasi Indonesia yang berwatak, dan berbudi luhur yang sehat jasmani dan rohani.

Terkait dengan absennya 3 kecamatan menurut Bosco di samping alasan pelatih tidak ada juga dikarenakan kurang kesadaran pelajar tentang Gerakan Pramuka yang merupakan gerakan kaum muda untuk membina diri dengan bantuan orang dewasa, yang diselenggarakan melalui program pendidikan luar sekolah.

“Para siswa rata-rata menganggap pramuka cuma berkemah padahal banyak kegiatan bermanfaat yang bisa dipetik. Makna pentingnya Pramuka adalah untuk ikut mendidik dan mengembangkan potensi anak-anak bangsa," jelas Bosco.

TETTY NAIBAHO|GLOBAL|SAMOSIR

Tujuh Pasangan Calon Bupati Samosir Periksa Kesehatan

Posted in Marsipature Hutanabe by Redaksi on Maret 14th, 2010
Samosir (SIB)
Usai tahap pendaftran ke KPUD Samosir, tujuh pasangan calon Bupati Samosir melakukan pemeriksaan kesehatan di RSU Pangururan, Selasa (9/3).
Para pasangan calon seperti Mangindar Simbolon/Mangadap Sinaga, Ober Sagala/Tigor Simbolon, Martua Sitanggang/Mangiring Tamba, Maruli Sinaga/Anser Naibaho, Alusdin Sinaga/Togu Harlen Nainggolan, Baktiar Sitanggang/Jeremias Sinaga dan Jabukka Situmoran/RE Siboro hadir tepat waktu di RSU Pangururuan. Mereka dengan tertib mengikuti proses pemeriksaan.
Divisi sosialisasi KPUD Samosir Fernando Sitanggang kepada wartawan mengatakan terkait fasilitas dan dokter yang melakukan pemeriksaan sudah memadai dan layak.
Semua peralatan di RSU Pangururan layak digunakan untuk melakukan pemeriksaan para calon. Namun untuk dokter kita sudah datangkan dari Medan, jelas Fernando.
Dijelaskan, karena KPUD tidak memiliki anggaran untuk pemeriksaan kesehatan para calon maka biaya dibebankan kepada masing-masing calon. Dari tujuh pasang calon Bupati Samosir yang melakukan pemeriksaan dibutuhkan dana sekira Rp 30 juta.
Sehari sesudahnya, Rabu (10/3), ketujuh pasang calon Bupati dan wakil Bupati Samosir kembali mengikuti psikotest. Walau sudah terkesan banyak pengalaman namun ada juga diantara calon yang terkesan mengalami tekanan. Hal itu terlihat dari intensitasnya ke toilet saat mengikuti psikotest.
Usai mengikuti test, enam pasangan calon menuju kediaman orang tua Mangindar Simbolon yang telah meninggal dunia untuk melayat menyampaikan belasungkawa mereka. (T12/u)